All I Want For Birthday are….

I always love March!!
First is because the whole month, my campus always hold an Environmental Month; Second is because it’s Earth Hour; But most of all is because of the 27th of March is my BIRTHDAY!!!

And tomorrow is already March the 1st! Just for FUN, I would like to write down some things that I want for my day, so you have 26 days to hunt the birthday presents that (just in case if) you want to give to me :p

Here are the things:
– I always love surprise but sometimes (well, mostly) I can smell it when some people already arranged the surprise for me. It’s hard to pretend that you don’t know a thing. I’m not a good actress, though. Hahaha.. That’s bad. I know 😦

– I don’t like cakes, but I like the chocolate ones!

– I’m a girly girl, but I don’t like if people give me dolls or flowers. It’s sweet, but it’s useless for me. I don’t sleep with dolls and I can’t eat flowers :p

– I love sweets, but I don’t like candies. I prefer chocolates.

I LOVE to read. I LOVE BOOKS, especially NOVELS. I will mention what novels I still don’t have and I want to buy:
» I already have all Harry Potter Series, but I still really want to collect all British Version (not the American ones)
» I love Enid Blyton so much! She’s my idol and inspiration since when I was a young girl. I’m still looking for Malory Towers series with the old cover (the blue ones) and also St. Claire series number 5 and 6 with the old cover as well
» I adore Paolo Coelho with his words and thoughts. I need to collect his books! English version is better
» I’m still waiting someone to give me all version of Chicken Soup 🙂
» Indonesian author that I adore is Dee Lestari. I have read all her novels. So this year I need to collect all Supernova novels!

– I also LOVES to watch DVDs, especially series, so I want to have the DVDs (I don’t care if it’s not original :p Me bad)
» I have already Gilmore Girls series until 4th Season
» I already watched all season of Charmed, but I want to collect the DVDs
» Ghost Whisperer and Desperate Housewives. I watched some seasons, but I want to collect them also :p
» Harry Potter. But for these, I want the original ones. Haha..

– I love everything about UK, so I would love to receive souvenirs from UK or maybe only UK stuff and merchandise you get from Indonesia would be nice xD

– I love to tweet and I’m getting tired with my blackberry, so I would love someone who will get me a Samsung S2 or a Galaxy Tab 7+ or maybe an ipad xD

Macbook Air!!!

– Round trip ticket to London or Montana! If someone give me this, I won’t forget him or her or them for the rest of my life, and I will be so much thankful and grateful to have him or her or them in my life, plus I will pray for him or her or them everyday and night, may all good things happen in their life and many happy returns! 🙂

That’s all.

I will open my arms to receive these things. Hope someone read this post and make them mine :p

Hahaha..

Thank you in advance!

Best,
Cea xD

Sudah Siap Menyambut Earth Hour 2012??

SAHABAT HIJAU seantero Indonesia! Yukk, rapatkan barisan dan bersiap sambut EARTH HOUR 2012: “INI AKSIKU, MANA AKSIMU?”
Sabtu/ 31 Maret 2012, Pk. 20.30-21.30 waktu lokal masing-masing

Berikut beberapa hal yang HARUS kita lakukan:
1) Matikan lampu dan alat-alat listrik yang TIDAK DIPERLUKAN

2) Sign-up di www.wwf.or.id/earthhour
–> Target kita 1juta sign-up tahun ini. Ini penting untuk menghitung kuantitas keterlibatan Indonesia dalam EH kali ini.

3) Ramaikan sosial media mu dengan follow @EHindonesia dan hashtag #iniaksiku dan #earthhour

4) LIKE fanpage Earth Hour Indonesia di http://www.facebook.com/EHIndonesia

5) Sebarkan info ini ke teman-teman lainnya!

Berikut beberapa hal LEBIH untuk kita lakukan untuk memberi dampak lebih:
1) Approach RT/RW/Lurah/Camat/Walikota/bahkan Gubernur kalian untuk dukung EarthHour dengan memberikan surat himbauan kepada WARGA + GEDUNG-GEDUNG PEMERINTAHAN untuk ikut serta mematikan lampu

2) Approach gedung-gedung/sektor BISNIS di sekitar kamu untuk ikut mematikan lampu. Hanya 1 jam, dan itu hari Sabtu. Seharusnya bisaa!

3) Approach SEKOLAH/UNIVERSITAS kamu untuk ikut mematikan lampu. Bahkan kalau bisa, buat sekolah/universitas kamu jadi salah satu pusat kegiatan di lingkungan kamu dengan membuat suatu AKSI KAMPUS (cek youtube EH tahun-tahun lalu untuk lihat aksi kampus seperti apa saja yang sudah dilakukan teman-teman kita lainnya)

4) Approach MEDIA untuk ikut menyuarakan pentingnya partisipasi kita dalam EH!

Informasi lebih lanjut, cek:
www.wwf.or.id/earthhour
https://www.facebook.com/EHIndonesia
@EHindonesia

SPREAD THE NEWS ya, kawan2!
Happy earthhour-ing!! 😀

Pemuda se-Asia Pasifik Akan Bahas Isu Lingkungan

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan anak-anak muda dari negara-negara di Asia Pasifik dalam menyusun rencana sebuah aksi lingkungan yang kemudian akan diimplementasikan di negara masing-masing. “

 

Kamis, 4 Agustus 2011

Bandung (ANTARA News)-Sejumlah pemuda dari negara-negara Asia Pasifik akan membahas isu lingkungan dalam “Asia Pacific Youth Assembly (APYA) on Global Environmental Issues 2011/Majelis Pemuda Asia Pasifik dalam Isu Lingkungan Global 2011”, di Jakarta, September mendatang.

“Hingga saat ini sudah ada 30 pemuda berasal dari 9 negara di Asia Pasific yang sudah terpilih sebagai delegasi negara mereka,” ungkap Ketua Sekretariat LSPR “Climate Change Champions Community” (4C), Lidwina Marcella, ketika dihubungi lewat surat elektronik, Kamis.

Kegiatan berskala internasional ini diselenggarakan oleh The London School of Public Relation (LSPR) Jakarta yang akan diikuti sejumlah negara di Asia Pasifik, di antaranya Australia dan negara-negara di Asia Tenggara dan Asia Timur.

Tema yang diusung merupakan tema lingkungan yang melibatkan aksi para pemuda dalam membuat perubahan gaya hidup.

Menurut Lidwina, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan anak-anak muda dari negara-negara di Asia Pasifik dalam menyusun rencana sebuah aksi lingkungan yang kemudian akan diimplementasikan di negara masing-masing.

Para pemuda tersebut, lanjut Lidwina, akan berdiskusi dalam menentukan tindakan nyata yang bisa menjadi solusi bagi masalah perubahan iklim. Salah satunya dengan cara melakukan perubahan gaya hidup.

“Aksi tersebut harus sederhana, memiliki pengaruh yang bisa diukur, mampu mengajak orang banyak untuk berpartisipasi, dan juga mampu mengajak media,” terangnya.

APYA on Global Environmental Issues 2011 berisikan sejumlah rangkaian kegiatan yang akan berlangsung pada 6-10 September mendatang di Jakarta.

Rangkaian kegiatan tersebut, di antaranya seminar, kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), FGD (Focus Group Discussion/diskusi kelompok terfokus).

Seminar akan dibagi ke dalam 3 tema besar, yaitu Kepemimpinan dan Lingkungan, Inisiatif Pemuda, dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

“Pembicara yang akan dihadirkan dalam seminar tersebut adalah alumni-alumni British Council Global Changemaker, WWF Indonesia, dan Kementerian Lingkungan Hidup,” lanjut Lidwina.

Pada tanggal 10 September juga akan digelar pameran bertajuk “Green Carnival” yang akan menampilkan kesenian budaya Indonesia dan negara-negara Asia Pasifik.

“Akan ada juga pertunjukan film tentang lingkungan dari klub film, Movies Explorer Club ,” tutup Lidwina.

Editor: Ella Syafputri

 

sumber: http://www.antaranews.com/berita/270155/pemuda-se-asia-pasifik-akan-bahas-isu-lingkungan

BIG Chance for YOU

Selection of Indonesian National Delegates for World Leadership Conference 2011 in Singapore.

General Information
The World Leadership Conference (WLC) will be held on July 11-15, 2011 in Singapore (www.worldleadershipconference.org). It reflects the highest ideals of ECO Singapore in bringing together motivated and proactive individuals from Asia and the Pacific to address climate change pertinent issue and to develop leadership qualities which would best prepare for participation for Rio+20.

ECO Indonesia as the Sister Organization of ECO Singapore will select national delegates who will arrange national consultation draft to WLC 2011. We encourage young leaders who concern in environmental issues to participate.
Here, we open an announcement to Indonesian youth that ECO Indonesia will select national delegation consist of 5-9 persons to be the country’s representative to attend and involved in the consultation process in the conference.

We will conduct a workshop (as advised) for the 5-9 selected delegates, with the help of an expert from local NGO or government representative, to build up our national input draft for Rio+20.

The committee will provide accomodation and lunch during the conference. However, since the conference fee (S$ 150 per delegate) and airfare should be covered by delegates, selected applicants have to be able to show that they are going to attend the WLC in Singapore by their own expenses. Therefore we will encourage and support them to do fundraising by selling WLC tickets or getting sponsors or donators to attend the conference.

Timeline
31st May 2011 : Deadline of application
31st May – 3rd June’11 : Selection of WLC delegates
3rd June 2011 : Announcement of 5 Indonesian delegates
4th June 2011 : National Consultation Workshop
5 th June – 9 th July 2011 : Fundraising period & Finalization of National Input
Draft
11 th -15 th July 2011 : WLC in Singapore

Eligibility:
1. Applicant should be between 18-30 years old.
2. Have knowledge in environmental issues and involve in related organization/able to show that they are interested in environmental issues.
3. Have a good communication in english both speaking and writing.
4. Willing to cover conference fee, air fare and other expense by themself or sponsors.
5. Send completed application form to commitee by May 31, 2011 at 23.59 pm to ecoindonesia@yahoo.co.id

Application form:
http://www.4shared.com/document/EL7umTek/Application_Form_Indonesian_De.html

Please contact Nor Rofika Hidayah (Ika/Fika) by email (ika_246@hotmail.com) for further information.

My Ambitious Dreams

I always love to talk about my dreams rather than my accomplishments. I don’t know why, but I feel if I shared it, I have an obligation to make it all come true and I hope I can inspire people to also make theirs come true.
Here are my ambitious-dreams. I call my dreams ‘ambitious’ because they are.. LOL.
  1. Have a birthday celebration in a nursing home in April and will invite my friends to be the guardian angels for each grandma and grandpa there.. 🙂 They have to bring a gift, not for me, but for the grandma or grandpa who has chosen for them and they should accompany that grandma or grandpa all day in the nursing home. If anyone has a contact of a nursing home in Central Jakarta, I would really appreciate if you can share it for me.
  2. Make Pre-Congress in April and May and a National Congress in October for KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia). We are looking for the agents of change from each province in Indonesia who can make a difference from little things they do with their communities. Anyone interested? Wait for the info about it. :p
  3. Make an Asian Youth Assembly in December. We will invite youth representatives from Asian countries to come to Indonesia and we will make a conference about climate change issue and make an international action that can inspire youth from all over the world to do the same thing.
  4. Publish my own book — I picked up the tittle already LOL –> a-MAZE-in LIFE! I picked the title already This is the story of my life and it’s still a secret. hahaha…
  5. Me and Olivia D. Purba will wrote a story about our Montana experiences and hopefully we can publish it. OK. Just pray, Oliv.. 🙂
  6. Publish the novels that my friend (Indri Gitta Edria) and I wrote when we were 11 year old in Elementary School. They consist of 9 books actually, but I can only find 7 of them. The stories were about 6 teenagers who were travelling to some cities in Indonesia and also other countries and they experienced exciting adventures in every place they visited. We wish we can get sponsors from Indonesian Ministry of Education and even UNICEF.. :p
  7. Go around the South East Asia Countries, or at least go to Laos, Cambodia, Vietnam, and Thailand, so I can meet all my SUSI friends there. Backpacking!! 😀
  8. Go to UK. I do really wish and strive to make it come true. Let’s pray hard and work hard for it!! yeay!!!

I have to accomplish all of these this year! 😀 *finger cross*

What are your dreams? Share it to me.. 🙂

LSPR Climate Change Champions Community (LSPR 4C) Meluncurkan Program GREEN CANTEEN di STIKOM LSPR

Jakarta, 17 Januari 2011, STIKOM LSPR meluncurkan sebuah program bernama Green Canteen. Program yang diusung oleh salah satu divisi di STIKOM LSPR ini bermaksud menciptakan gaya hidup sehat dan berdampak baik bagi lingkungan. Sebagai penyandang The First Green Label Campus in Indonesia yang diberikan oleh The British Council Indonesia, STIKOM LSPR memiliki kewajiban tidak hanya menggalakkan kegiatan-kegiatan lingkungan di luar kampus, tetapi juga meng’hijau’kan kampus sendiri.

Program Green Canteen ini mengajak semua tenant kantin STIKOM LSPR untuk mengganti tempat makan dan minum yang terbuat dari plastik atau styrofoam menjadi tempat makan yang lebih ramah lingkungan, misalnya pembungkus yang terbuat dari kardus atau kertas. Mereka mengajarkan para tenant untuk memanfaatkan sisa makanan di kantin untuk dijadikan pupuk kompos dengan sistem keranjang takakura yang disediakan di setiap counter kantin. Para mahasiswa diajak turut serta dalam program ini dengan dihimbau untuk memakan makanan mereka di kantin, juga tidak menerima kantong plastik.

Para tenant kantin ini ternyata memiliki ide yang lebih kreatif dan efisien. Daripada mereka mengeluarkan dana lebih untuk membeli pembungkus kardus yang tentunya lebih mahal, mereka membuat kotak deposit bagi para pembeli yang meminta makanannya dibawa pulang. Mereka menyediakan tempat makan yang dapat digunakan berkali-kali dengan syarat para pembeli harus mendepositkan uang mereka sebesar Rp 5000-Rp 7000. Jika mereka mengembalikan tempat makan tersebut, maka uang deposit mereka akan dikembalikan. Tetapi jika tidak, mereka dianggap membeli tempat makan tersebut. Menurut pengakuan tenant kantin, sistem ini disambut baik oleh mahasiswa.

Kegiatan Green Canteen Launching yang diadakan di area kantin STIKOM LSPR Kampus B pada saat makan siang ini untuk mensosialisasikan program ini kepada para mahasiswa. Dalam acara ini, beberapa anggota LSPR 4C memberikan penjelasan mengenai bahaya menggunakan plastik dan styrofoam, tak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi tubuh kita. Mereka juga mengundang Zukhriatul Hafizah, Runner Up I Putri Indonesia 2009 dengan gelar Putri Indonesia Lingkungan Hidup untuk berbagi pengalaman mengenai kegiatannya yang berhubungan dengan lingkungan.

Berdiri pada tanggal 16 Februari 2009, LSPR 4C merupakan sebuah unit kegiatan mahasiswa yang aktif dan berkomitmen untuk menjadi agen perubahan demi menciptakan lingkungan yang lebih baik dengan nama LSPR Climate Change Champions Club. Sejak saat itu, LSPR 4C selalu turut serta dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan dan perubahan iklim. Kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan sejak tahun 2009 antara lain adalah penanaman bibit bakau di Muara Angke dan Marunda, membersihkan pantai, berpartisipasi dalam Earth Hour Indonesia 2009 dan 2010, menanam bibit bakau bersama Kedutaan Amerika Serikat dan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), mengadakan penyuluhan tentang lingkungan kepada anak-anak di Sanggar Daun, memberikan pelatihan mengenai pemilahan sampah organik dan non-organik kepada maintenance crew Sudirman Park dan STIKOM LSPR, mengikuti berbagai kegiatan international seperti: Climate Action Day, Green Finger Action, juga mengirimkan perwakilan ke international conference di Makassar (IYCF) dan di Amerika.

LSPR 4C menjalin kerjasama yang baik dengan beberapa organisasi dan komunitas hijau, di antaranya: WWF Indonesia, the Climate Project Indonesia, British Council Indonesia, Gerombolan Peduli Sampah (Gropesh), Jakarta Green Monster (JGM), LPP Mangrove, Eco Indonesia, Eco Singapore, Kedutaan Amerika Serikat, Sindikat Musik Penghuni Bumi (SIMPONI), dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, LSPR 4C juga menjalin kerjasama dengan universitas-universitas di Jakarta dan sekitarnya untuk kegiatan lingkungan ini.

Melihat dari banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh LSPR 4C, maka pada tanggal 28 Oktober 2010 yang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, LSPR 4C berubah status dari sebuah unit kegiatan mahasiswa menjadi sebuah divisi dengan nama LSPR Climate Change Champions Community. Bersamaan dengan hal ini, STIKOM LSPR membuka pintunya menjadi sekretariat bagi sebuah komunitas lingkungan yang bernama Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) dan mendukung segala kegiatan yang dilakukan oleh KOPHI.

LSPR 4C berhasil mendapatkan penghargaan Green Leadership Award in AREA (Asia Responsibility Entrepreneurship Awards) 2010.


Kalian punya cerita tentang kegiatan ‘hijau’ yang kalian lakukan? silakan share di sini.. 🙂

“I just one person. What can I do for Global Warming?”

“I just one person. What can I do for Global Warming?” kalimat ini sampai sekarang masih jelas banget terdengar, kayak ada seseorang yang bisikin di telinga saya.

Waktu itu tahun 2009, sepertinya akhir bulan Februari. Dosen saya menyuruh saya datang ke kantor Panda untuk ikutan meeting tentang Earth Hour. Saya pikir dia minta saya untuk menemani, ternyata saya disuruh meeting sendirian. Akhirnya, saya ajaklah teman saya. Di sanalah sebuah dunia baru terbuka di depan saya.

Memasuki kantor Panda yang sama sekali asing, bertemu orang-orang yang saya nggak tau mereka itu siapa, nggak tau mereka akan ngomongin apa, Earth Hour itu apa, saya sama sekali buta. Saya seperti seorang anak bocah di tengah kakak-kakak yang sudah sangat berpengalaman, dan saya terjebak masuk ke sebuah lemari yang ternyata isinya tidak sesempit kelihatannya. Di dalamnya ternyata ada dunia baru yang berbeda dari yang selama ini saya tau. Daaaan.. Luas sekali! (Berasa di Narnia) 😀

Kakak-kakak di kantor Panda itu menampilkan beberapa video tentang Earth Hour. Melihat video-videonya membuat saya merinding dan kepingin nangis! Kereeen banget!! Satu kota mematikan lampu secara serentak!

Ooohh.. Barulah saya tau kalau Earth Hour ternyata merupakan sebuah aksi global yang pertama kali diinisiasi di Sydney pada tahun 2007, namun tahun berikutnya mulai diikuti oleh negara-negara lain di dunia.

Gimana sih aksinya?
Gampang banget! Setiap orang di kota itu bersama-sama mematikan lampu selama 1 jam pada minggu terakhir bulan Maret.
Buat apa?
Dengan mematikan lampu selama satu jam itu dapat menghemat penggunaan energi listrik, yang berarti menghemat biaya, mengurangi emisi CO2 yang dihasilkan, dan mengurangi jumlah pohon yang ditebang.

Di salah satu video Earth Hour yang waktu itu ditampilkan itulah ada kalimat tadi. Kalimat yg diucapkan oleh seorang anak kecil, “I just one person. What can I do for Global Warming?” Saya langsung berkaca pada diri saya sendiri. Iya. Saya hanya seseorang. Apa yang bisa saya lakukan untuk pemanasan global?

Bukan kebetulan, ternyata pada tahun itu merupakan pertama kalinya Indonesia mengikuti event global ini, khususnya kota Jakarta. Dan dampaknya bagi Jakarta ternyata besar banget! Jika penduduk Jakarta mematikan lampu selama satu jam, berarti sudah menghemat 300 MW yg cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan bisa menyalakan 900 desa lain di Indonesia! Nggak cuma itu! Kita juga sudah menghemat biaya listrik Jakarta sebesar 200 juta rupiah, mengurangi emisi CO2 sekitar 263,24 ton, menyelamatkan 263 pohon, dan menghasilkan O2 untuk lebih dari 526 orang!

Wow! Baiklah!
So, with just a simple click, I turn off te lights, I can be part of the solution of global warming!

Tapiiii, karena saya hanya satu orang, maka saya nggak boleh hanya berenti sampai di situ! Kalau saya bisa melakukannya, pasti orang lain juga bisa. Masalahnya, apakah mereka tau??

Maka, saya putuskan untuk menyebarluaskan berita keren ini kepada teman-teman kampus saya. Dan dengan bantuan mereka semua, nggak cuma kampus yang mau ikutan mematikan lampunya selama satu jam, tapi kami juga berhasil menyebarluaskan berita ini sampai ke sebuah apartemen di kawasan Jakarta Pusat dan mengajak mereka ikut mematikan lampu koridor dan balkon-balkonnya. Kami juga mengajak seluruh penghuninya untuk mematikan lampu di unit mereka masing-masing selama satu jam itu. Ternyata hasilnya memuaskan! Menurut pihak apartemen, 80% unit mematikan lampu mereka! Yeeeaaay!!! Berarti dimulai dari satu orang, sekarang sudah tidak hanya satu orang.

Sebenarnya maksud event Earth Hour ini bukan hanya sebagai sebuah perayaan secara global, atau sekadar ikut-ikutan. Maksudnya lebih pada pengubahan cara hidup kita yang lebih hemat energi. Bayangkan! Jika semua orang mematikan lampu selama 1 jam saja sudah berdampak sangat besar pada Jakarta, apalagi jika semua orang mulai membiasakan diri mematikan lampu-lampu yang tidak terpakai setiap hari selama berjam-jam? Hitung sendiri yaaa.. 😀

Nah, untuk tahun 2011, Earth Hour Indonesia akan diadakan lagi, tetapi tentunya dengan pengembangan tema. Kali ini nggak cukup hanya dengan mematikan lampu satu jam saja, tetapi juga harus disertai dengan tindakan lain yang juga merupakan solusi dari permasalahan pemanasan global.

Apa itu?
Bisa macam-macam. Misalnya: mulai biasakan naik kendaraan umum, atau naik sepeda, atau jalan kaki. Hal lainnya: jangan naik lift jika hanya naik ke beberapa tingkat, bawa bekal dan botol minum sendiri jika bepergian untuk mengurangi sampah, ganti lampu di rumah dengan lampu hemat energi, jangan biasakan mendiamkan alat elektronik dalam keadaan stand by, dan masih banyak lagi. 🙂

Jadi, yuk katakan kepada diri kita sendiri: Saya hanya satu orang, dan saya tidak dapat melakukan segalanya. Tetapi karena saya hanya satu orang, saya akan melakukan sesuatu yang bisa saya lakukan.

Lalu tanyakan: Jika saya bisa melakukannya, apakah saya bisa mengajak orang lain untuk juga melakukannya?

Jawabannya harus: BISA!

Berani terima tantangan ini untuk Earth Hour 2011??

Matikan lampu selama 1 jam untuk bumi yang lebih baik! 🙂