Your Word is Your Prayer — My Thailand Trip

“Cea, aku dapet tiket ke Bangkok 0 rupiah dari Air Asia akhir Maret 2011!!” cerita Angga, jika tidak salah Desember tahun lalu.

“Waaaa.. Kok bisa?? Mau ikut dong, Ngga!!” aku tak kalah antusias.

“Ayo buruan cari tiketnya. Siapa tau dapet gratis juga,” kata Angga.

“Kalo bisa, kita bisa ngerayain birthday bareng Ngga di Bangkok!” aku semakin antusias. Ultahku dan Angga kebetulan pada tanggal dan bulan yang sama. Kami hanya berbeda tahun. Aku 2 tahun lebih tua dari Angga. hahaha…

Buru-buru aku cari komputer nganggur di kampus. Aku klik situs Air Asia dan cari penerbangan dari Jakarta ke Bangkok pada tanggal yang bersamaan dengan Angga. Sudah lama sekali aku ingin pergi ke Thailand, lalu mampir ke Laos, Vietnam, dan Kamboja, menemui teman-temanku semasa ikut program di Amerika tahun lalu. Aku mengusulkan ide ini kepada Angga dan Angga menyetujuinya. Waah, aku semakin semangat!

Ternyata tiket pesawat Jkt-Bkk-Jkt mahal banget! Aku mengurungkan niat untuk membeli tiket saat itu. Aku pikir aku akan menunggu besok-besok atau bulan-bulan depan, siapa tau ada promo lagi. 😀

Lalu aku masuk ke situs jejaring sosial Facebook untuk mengabari kabar ini kepada teman-temanku di Laos, Kamboja, dan Vietnam. Aku bilang, “Guys, I’m planning to go to Laos, Cambodia, and Vietnam next year. Wait for me in the end of March or in the beginning of April.

Mereka sangat bersemangat menyambut kabar dariku. Aku pun semakin bersemangat dan benar-benar merencanakan untuk backpacking ke negara-negara tersebut. Aku harus nabung biar bisa beli tiket dan duit jajanku cukup di sana. Aku mulai tanya-tanya kepada salah satu teman di Laos bagaimana caranya aku bisa travelling dari Thailand ke Laos, lalu ke Vietnam dan Kamboja. Ia sudah memberiku rute-rute perjalanannya dan menurutnya, ongkosnya tidak terlalu mahal dan aku dapat menginap di tempat mereka 🙂 AKU SEMANGAT SEKALIIIII!!

Seiring berjalannya waktu dan kesibukanku, aku nggak sempat lagi untuk nabung. Angan-angan untuk berkelana ke negara-negara Indocina tersebut pun akhirnya sedikit demi sedikit mulai mengendur. Aku yang tadinya bersemangat untuk pergi akhir bulan Maret atau awal April dan janjian bertemu dengan Angga sekarang mulai mengendurkan niat sampai jadi seperti, “ya udah lah, kapan aja boleh, yang penting harus ke negara-negara tersebut.”

—-

Beberapa bulan belakangan, aku sibuk mengurusi kegiatan kampus, LSPR Environment Month 2011. Tiba-tiba, minggu awal bulan Maret, aku mendapat email dari Kemenpora yang mengatakan bahwa aku terpilih menjadi salah satu delegasi yang akan mengikuti Youth Seminar “Empowering ASEAN Youth to Take Care on Global Warming” on 28-31 March 2011 di Thailand!!!!

Awalnya aku tidak menyadarinya, namun ketika aku sedang sendirian, merenung, berpikir untuk mengerjakan hal-hal kampus dan membagi waktu untuk persiapan ke Thailand, aku tiba-tiba sadar, “Ya Tuhan, waktu itu aku pengen banget ke Thailand akhir bulan Maret atau awal April. Sekarang beneran ke Thailand! Pada waktu yang sama!”

Aku bahkan lupa kalau Angga juga sudah book tiket ke Thailand sampai akhirnya dia bilang kalau dia nggak jadi ke Thailand karena dia terpilih masuk program Education Without Border di Dubai pada tanggal 27 Maret! So he will celebrate his birthday in the sky.. 😀 Cool!!

Aku pun memesan tiket ke Thailand tgl 27 Maret dan pulang tanggal 3 April, extend dari tanggal seminar sebenarnya. Maksudnya agar aku bisa mampir ke Laos dan bertemu teman-teman Laos di sana. Sebenarnya ingin cuti lebih lama agar bisa mampir sekalian ke Vietnam dan Kamboja juga, tapi karena aku sudah terlalu banyak pergi-pergi, sepertinya nggak akan diijinin sama kampus. Jadi, aku ajak teman dari Vietnam untuk main ke Laos pada tanggal aku di Laos nanti.

Tapi ternnyata……. cerita belum berakhir sampai di sini. Masih ada kelanjutan yang akan aku tulis di next post tentang pengalaman di airport ketika berangkat ke Thailand,

—-

Aku sangat yakin dengan pepatah ini, “Kata-kata adalah doa”. Dan melalui pengalamanku kali ini, aku ingin berbagi bahwa apapun yang kamu harapkan, yang kamu impikan, yang kamu rencanakan, bisa saja terjadi asalkan kamu memiliki keyakinan untuk hal tersebut. Hal ini sudah terbukti beberapa kali dalam hidupku. I believe that the whole universe will work together to make all things happen for you if you strive to make it come true. Semoga hal ini terjadi dalam hidupmu juga. 🙂

 

best regards,

superCEA.

 

Advertisements

3 responses to “Your Word is Your Prayer — My Thailand Trip

  1. Pingback: another Best Birthday Gifts * a-MAZE-in LIFE « missCELLAnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s