LSPR 4C dan KOPHI bersama AQUA Lestari

Senin, 27 Desember 2010, saya dan beberapa teman saya yang mewakili LSPR Climate Change Champions Community (LSPR 4C) dan Koalisi Pemuda Hijau Indonesia (KOPHI) menghadiri acara penanaman pohon yang diadakan oleh salah satu merk air mineral terbesar di Indonesia, AQUA dengan tema AQUA Lestari di Desa Cidahu, Sukabumi.

Saya bisa ikutan acara ini awal mulanya karena mendapatkan email undangan dari PR Consultant yang membantu AQUA. Ia bilang, ia tau saya dari Alanda Kariza. Saya dan Alanda memang pernah ikut summer course mengenai lingkungan ke Amerika. Agak lucu sih, karena saya pikir alasan mereka mengundang karena background saya yang itu, tetapi ternyata lebih kepada background saya yang suka ngetwit dan punya blog (walaupun masih pemula). Tapi saya nggak begitu heran, karena sekarang new media, seperti: twitter, facebook, dan blog menjadi salah satu tools yang ikut berperan penting dalam penyebaran informasi, terutama untuk getting awareness and attention.

Saya merasa awalnya sang PR Consultant ini agak nggak enak hati untuk meminta saya melaporkan apa yang terjadi selama acara, istilah-nya: live tweeting. Menyadari keadaan itu, saya langsung memotong. Saya bilang, saya pernah kok ngerjain hal kayak gini juga waktu President Barrack Obama dateng ke Jakarta. Lalu setelah akhirnya ngobrol-ngobrol, ternyata saya dan sang PR Consultant itu seumuran dan kami memiliki mutual friends yang sama. Look! what a small world!

Ketika tiba hari H, saya dan beberapa rombongan berangkat bersama-sama ke Desa Cidahu, Sukabumi. Pas membaca-baca press release yang diberikan, baru sadarlah saya bahwa ternyata penanaman pohon yang akan dilakukan ini berlokasi di dekat Gunung Salak. Tidak heran. Gunung Salak kan sumber mata air yang dipakai AQUA untuk memproduksi air minum kemasannya.

Sesampainya di sana, acara sudah dimulai dengan kata-kata pembukaan dari Mentri Kehutanan, Bapak Zulkifli Hasan yang kemudian diikuti oleh simbolisasi pemberian plakat kepada para tamu undangan, diantaranya adalah KOWANI (Kongres Wanita Indonesia) yang diwakili oleh Ibu Dewi Motik; Bupati Sukabumi, bapak sukmawijaya; Kelompok Tani Hejo-daun; Pesantren Al-amin, Perwakilan Danone Aqua. Setelah itu barulah proses penanaman dilakukan.

Tadinya saya dan teman-teman saya pikir kami akan ikut menanam pohon bersama-sama, namun ternyata proses penanaman yang dilakukan hanyalah simbolisasi yang selanjutnya akan dilanjutkan oleh para pekerja di sana.

Program gunung salak lestari dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi komunitas setempat dan mendorong mereka aktif berpartisipasi. Program konservasi ini mencakup berbagai kegiatan meliputi menjalin kemitraan dengan universitas atau LSM untuk memberi pelatihan cara membuat pupuk kompos, penyuluhan peternakan, pembibitan benih, dan nantinya membantu pemasaran hasil pertanian organik.

Program yang sudah diadakan sejak tahun 2006 dengan nama AQUA LESTARI ini membidik 4 kegiatan utama yakni: akses air bersih dan penyehatan lingkungan,konservasi dan pendidikan lingkungan,pertanian organik yang juga terkait langsung dengan pengelolaan sumber daya air terpadu serta monitoring dan pengurangan emisi karbon. Kali ini, yang dilakukan adalah penanaman 50rb pohon,dilakukan di lahan seluas 32Ha, yaitu 30rb pohon puspa seluas 24Ha,dan 20rb pohon jabon di lahan masyarakat. Penanaman pohon jabon dan sengon akan memberi kontribusi jangka panjang kepada warga setempat karena dalam waktu 4-5 tahun bisa dipanen kayunya.

Saya rasa ini merupakan sebuah tindakan yang bagus yang dilakukan oleh AQUA sebagai Corporate Social Responsibility mereka. Saya harap kegiatan penanaman pohon ini tidak hanya berhenti sampai di sini, juga tidak sekadar menjadi simbolisasi, namun juga diadakan monitoring terhadap bibit yang sudah diberikan sehingga benar-benar mencapai tujuan AQUA sendiri yaitu melakukan perlindungan sumber daya air dan konservasi lingkungan yang lestari.

Semoga kegiatan-kegiatan hijau seperti ini juga bisa dilakukan oleh institusi lain dan dapat menginspirasi semua orang.. Dan benar. Strategi penyebaran informasi melalui new media saat ini mungkin bisa menjadi salah satu option yang dapat kita dilakukan sehingga dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa dan saat ini sangat aktif dalam dunia sosial media.

Good job, AQUA!

p.s. We do not inherit our earth from our parents, but we borrow it from our children – Native American quote

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s